Aktivitas Liburan Juni Bebas Layar agar Anak Tetap Belajar & Bersemangat

Jika Anda seorang orang tua di Singapura, Anda tahu persis apa artinya itu. Beberapa hari pertama terasa seperti kebahagiaan: tidak terburu-buru mengejar bus sekolah, tidak ada jadwal padat, semua orang tidur nyenyak. Namun, pada Hari ke-3, "Mama, aku bosan" mulai bergema di seluruh rumah. Sebelum Anda menyadarinya, tablet menjadi pengasuh default.
Kami mengerti. Layar bukanlah musuh. Tetapi sebagian besar dari kita akan senang jika anak-anak kita menghabiskan waktu istirahat ini untuk melakukan sesuatu yang lebih aktif. Kabar baiknya? Menjaga anak-anak tetap terhibur tanpa layar tidak harus rumit atau mahal. Berikut adalah beberapa aktivitas favorit kami untuk dicoba bulan Juni ini!
1. Splashtopia 2026 di Sentosa
Ajak anak-anak Anda untuk petualangan di luar ruangan di Splashtopia 2026. Rasakan semangat Aloha dan selami surga di petualangan air keluarga paling dinanti di Sentosa – membawa keseruan ke pulau-pulau Hawaii!
Kembali untuk tahun ke-3 yang spektakuler, Splashtopia 2026 mengubah Palawan Green menjadi negeri ajaib tropis yang terinspirasi oleh energi Hawaii yang semarak dan budaya Polinesia yang kaya. Keluarga dapat bermain air, berseluncur, dan berselancar melalui inflatable bertema tiki, karangan bunga, gunung berapi, irama pulau yang energik, dan jalur air yang menyenangkan yang merayakan alam, kegembiraan, dan kebersamaan.
Perpaduan yang tak terlupakan antara permainan, budaya, dan koneksi, Splashtopia 2026 mengundang semua orang untuk bermain air dan menemukan kembali semangat surga. Cari tahu detail lebih lanjut di sini.

Informasi Acara
- Lokasi: Sentosa Palawan Green
- Tanggal Acara: 30 Mei hingga 28 Juni 2026
- Jam Buka: Setiap hari: 10 pagi hingga 8 malam (termasuk malam hari libur umum dan hari libur umum)
2. Menulis Jurnal Alam di Taman Terdekat Anda
Singapura diberkati dengan ruang hijau yang indah dari Southern Ridges hingga Taman Bishan-Ang Mo Kio. Liburan sekolah bulan Juni adalah alasan sempurna untuk menjelajahinya. Ambil buku catatan dan beberapa pensil warna, lalu pergilah ke taman terdekat. Dorong anak Anda untuk membuat sketsa daun, serangga, bunga, atau burung yang mereka temui di sepanjang jalan.
Menulis jurnal alam membangun keterampilan observasi, kesabaran, dan kreativitas sekaligus. Anak-anak yang lebih kecil bisa menggambar dan mewarnai; yang lebih tua bisa mencoba mengidentifikasi spesies dan menulis deskripsi singkat. Ini menenangkan, bermakna, dan hampir tidak memakan biaya.
Berkemas dengan cerdas: Jangan lupa membawa botol air, bulan Juni di Singapura itu panas. Sippy! Botol Air Tritan kami ringan dengan pegangan yang praktis – anak-anak bisa membawanya sendiri tanpa repot.
3. Waktu Kerajinan DIY dengan Bahan Daur Ulang
Sebelum Anda membuang kotak kardus atau gulungan tisu kosong, pikirkan dua kali: mahakarya anak Anda berikutnya tersembunyi di sana! Proyek kerajinan daur ulang sangat kreatif: bangun kota kardus, buat kapal roket, buat diorama hewan, atau rancang permainan papan Anda sendiri.
Di Kandis, kami sangat percaya dalam memberikan kehidupan kedua pada benda-benda. Kemasan BentoPop! kami, misalnya, dibuat dengan kertas kraft khusus agar keluarga dapat menggunakannya kembali menjadi sesuatu yang menyenangkan. Lihat panduan daur ulang kami di situs web untuk inspirasi, dan itu adalah titik awal yang bagus untuk sore hari yang hujan di dalam ruangan.
Permainan imajinatif yang tidak terstruktur seperti ini benar-benar berharga. Ini membangun keterampilan memecahkan masalah dan mengajarkan anak-anak bahwa kreativitas tidak memerlukan pembelian barang baru.
4. Memasak atau Membuat Kue Bersama
Liburan sekolah adalah waktu yang tepat untuk mengajak anak-anak ke dapur. Dan ya, pasti akan ada kekacauan. Memasak bersama mengajarkan anak-anak tentang nutrisi, pengukuran, kesabaran, dan mengikuti instruksi. Selain itu, ada sesuatu yang sangat memuaskan ketika memakan sesuatu yang Anda buat dengan tangan Anda sendiri.
Mulailah dengan yang sederhana: sandwich, salad buah, panekuk, atau es loli buatan sendiri sangat bagus untuk anak-anak yang lebih kecil. Anak-anak yang lebih besar mungkin menikmati mencoba resep yang lebih rumit. Mereka bahkan bisa mengemas hasil kreasi mereka ke dalam Kotak Makan Siang BentoPop! untuk piknik di taman!
5. Siapkan “Stasiun Pembelajaran” Mini di Rumah
Tanpa layar tidak berarti membosankan. Siapkan sudut aktivitas kecil dengan stasiun yang berganti setiap hari – sebuah puzzle, beberapa kartu kilat, buku bacaan, tantangan Lego, atau eksperimen sains sederhana (gunung berapi soda kue dan cuka, ada yang mau?).
Untuk anak-anak yang membutuhkan sedikit struktur selama liburan, Kartu AcePlan! adalah alat yang hebat. Mereka membantu anak-anak merencanakan hari mereka dengan cara yang visual dan mudah diatur. Daripada melayang tanpa tujuan dari satu ruangan ke ruangan lain, mereka akan memiliki gambaran kasar tentang apa yang akan terjadi selanjutnya. Ini membuat semuanya tetap menyenangkan sambil secara diam-diam membangun kebiasaan manajemen waktu yang akan sangat berguna saat sekolah dimulai lagi.
6. Sore Permainan Papan Keluarga
Ada alasan mengapa permainan papan bertahan selama beberapa generasi – mereka benar-benar menyenangkan, dan mereka menyisipkan begitu banyak pembelajaran tanpa anak-anak menyadarinya. Permainan strategi membangun pemikiran kritis. Permainan kata memperluas kosa kata. Permainan kooperatif mengajarkan kerja sama tim.
Gali apa pun yang Anda miliki di rumah, atau kunjungi perpustakaan setempat untuk meminjam yang baru. Sisihkan satu sore dalam seminggu sebagai "Sore Permainan" yang ditunjuk – tanpa ponsel di meja, hanya waktu keluarga tradisional yang menyenangkan.
7. Perburuan Harta Karun Lingkungan atau Komunitas
Jika anak-anak Anda sedikit lebih besar dan membutuhkan sesuatu yang lebih aktif, cobalah perburuan harta karun di lingkungan sekitar. Tulis daftar hal-hal yang harus ditemukan – kotak surat merah, kucing berjemur, pohon dengan biji, seseorang mengenakan pakaian biru. Kemudian suruh mereka (dengan pengawasan) untuk mencentang semuanya.
Buat lebih kreatif dengan menambahkan elemen fotografi. Biarkan mereka menggunakan kamera atau ponsel lama tanpa SIM untuk mengabadikan temuan mereka. Ini membuat mereka keluar, bergerak, dan mengamati dunia di sekitar mereka dengan cara yang benar-benar baru.
Catatan tentang Keseimbangan
Kami tidak mengatakan layar itu buruk. Beberapa momen liburan yang paling berkesan berasal dari hal-hal yang tidak melibatkan layar. Kerajinan yang berantakan. Pancake gosong yang entah bagaimana rasanya luar biasa. Jalan-jalan di taman di mana anak Anda melihat biawak untuk pertama kalinya.
Inilah momen-momen yang akan mereka ingat. Dan sejujurnya? Ini juga momen-momen yang akan kita ingat.
Dari kami semua di Kandis – semoga keluarga Anda menikmati liburan Juni yang indah dan penuh sukacita. 🌿

